Slamur

Kadang untuk mengatasi anak yang rewel tidak mau ditinggal kerja bapaknya, ibu-ibu menyarankan, "Dislamurke wae."



Ya, dislamurke disitu kata lainnya ditilap, yang artinya dialihkan perhatiannya, lalu diam-diam ditinggal. Cara mengalihkan perhatiannya bisa macam-macam. Antara lain si ibu membawa anak tersebut jalan-jalan keliling kampung. Setelah si anak tidak kelihatan, si bapak cepat-cepat berangkat. Sesampainya di rumah, yang diharapkan si anak sudah lupa dengan keinginannya tadi dan tidak menanyakan bapaknya. Dengan demikian, slamur yang dilakukan berhasil.

Slamur ini beda sedikit dengan nglimpe

Kalau nglimpe biasanya disertai niat jahat untuk nunggu lenane (orang yang bersangkutan terlena), baru kemudian menjalankan rencananya. Misalnya, seorang pencuri yang menunggu satpam kompleks tertidur, itu disebut nglimpe, bukan nylamurke.
Nyamurke juga bukan berarti untuk meninggalkan yang bersangkutan, tapi bisa juga menjadikan yang bersangkutan tersebut tujuan. Misalnya seorang anak yang tidak mau makan sehingga membuat bingung ibunya. Si ibu berusaha mencari berbagai cara, antara lain dengan menyuapi sambil mendongeng atau bermain sehingga makan dislamurke, bukan merupakan kegiatan utama, melainkan jadi kegiatan sambilan saja. Sedangkan kegiatan utamanya seolah-olah bermain tersebut.

Jadi untuk bisa sukses nylamurke, harus seperti aktor dan aktris juga karena ada unsur acting-nya supaya target kita percaya. :))


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.