Ketanggor

Belakangan banyak pelaku korupsi ketanggor.

ketanggor


Ketanggor adalah istilah yang digunakan untuk orang yang kena batunya. Ketanggor digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang yang berniat jahat atau telah melakukan kejahatan harus menanggung akibatnya karena ketahuan. Biasanya proses ketahuannya cukup telak sehingga si pelaku sulit untuk mengelak.
Seperti yang sering kita lihat di TV, para pelaku yang tertangkap tangan itu sulit mengelak karena ada bukti uang suap atau rekaman pembicaraan. Namun demikian, istilah ini seringkali diberikan pada orang yang memang sejak lama diindikasikan demikian atau malah dengan pongah membanggakan hal yang tak seharusnya dimilikinya itu.

Orang yang mengucapkan istilah itu biasanya diiringi dengan perasaan lega atas nasib sial orang tersebut, "Nah ketanggor to.... Rasakna!" (Nah kena batunya kan.... Rasain!)

Selain itu, istilah ketanggor juga diberikan pada seseorang yang keras kepala, tidak bisa diberitahu. 

Misalnya, seorang remaja yang sudah dilarang orangtuanya keluar naik sepeda motor karena tidak punya SIM tapi tetap nekad pergi. Di jalan ternyata ada razia sehingga dia terkena tilang. Lalu ibunya mengatakan, "Naaah... ora manut karo ibu, ketanggor to." (Naaah... nggak nurut sama ibu, kena batunya to.)
Jadi, teman-teman sekarang bisa mencoba menggunakan kata-kata ini pada teman atau anak. Tapi jangan gunakan kata ini pada orang yang lebih tua atau terhormat ya. Kata ketanggor ini hanya cocok digunakan untuk relasi bicara yang setingkat. Kalau keceplosan ke orangtua akan kena marah, bahkan bisa dikutuk jadi kodok, karena dianggap tidak sopan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.