Basiyo

Basiyo adalah seorang pelawak berbahasa Jawa dari Yogyakarta. Lawakan Basiyo menjadi terkenal sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui siaran radio, televisi (TVRI), dan berbagai rekaman. Lawakannya sering disebut sebagai Dagelan Mataram, sesuai dengan nama acaranya di RRI Yogyakarta.
Dalam melawak, ia biasa bersama-sama dengan Sudarsono, Hardjo Gepeng, Suparmi, Pujiyem, Ngabdul, Atmo Kemin, istrinya sendiri (Bu Basiyo), serta teman - temannya yang lain. Kebanyakan, mereka adalah karyawan RRI Nusantara II Yogyakarta. Ia bukan hanya pelawak, melainkan juga berhasil memopulerkan jenis gending "Pangkur Jenggleng", yakni, cara menyanyi (nembang) Jawa yang bisa diselingi dengan lawakan, tanpa kehilangan irama dari tembang yang sedang dibawakan. Cara memukul gamelan pun, tidak lazim, karena lebih mengandalkan kendang sebagai iringan utama untuk akhirnya pada ketukan (birama) terakhir dipakai sebagai waktu untuk memukul semua alat musik perkusi (terutama saron) sekeras-kerasnya.
Berikut ini, beberapa judul dari ratusan karya Pak Basiyo yang direkam oleh Fajar Borobudur Record, Irma dan Lokananta (Sala).
·         Pangkur Jengglèng
·         Basiyo mBécak
·         Degan Wasiat
·         Basiyo Kapusan
·         Kibir Kejungkir
·         Maling Kontrang-kantring
·         Gathutkaca Gandrung
·         Dhadhung Kepuntir
·         Basiyo mBlantik
·         lan liya-liyané

Baca juga: Kalimasada dan Pancasila

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.